Laporan Jurnalis Badiamin sinaga

Seputarbanten.com - Merak, Tiga hari menjelang Lebaran 2017, kepadatan arus pemudik yang terus mengalami peningkatan jumlah kendaraan Roda dua dan kendaraan bermobil, pihak kepolisian kemudian  melakukan rekayasa Lalu lintas, sebagaimana diperkirakan sebelumnya, bahwa malam ini merupakan puncak Arus mudik.
Pantauan SBO secara langsung, Pihak kepolisian yang tengah melakukan upaya rekayasa lalu lintas,dengan mengarahkan setiap kendaraan roda 4 dan Bus yang akan menuju ke Merak diarahkan ke jalan Cikuasa atas, baik itu kendaraan pemudik atau kendaraan penduduk lokal yang akan menuju ke Suralaya, Salira dan sekitarnya.

Pada pukul 00 .00 WIB, antrian panjang kendaraan yang sudah mencapai dikantor karantina, untuk kendaraan roda dua, diarahkan ke jalan Cikuasa Bawah.
Kepadatan kendaraan ini mengharuskan kendaraan Bus yang keluar dari TTM (terminal terpadu merak) memutar balik ke fly over dipasar lama Merak, dan kemudian menuju kejalan atas atau jalan menuju pintu Tol Merak. Keadaan ini menyebabkan protes dari pengendara penduduk setempat yang ikut masuk dalam antrian pemudik. dan harus menunggu lama disekitar Tugu atau depan Poslantas.

Dari Rekayasa  lalulintas ini, tentu membuat para pengendara atau penumpang berkomentar positif dan ada juga komentar yang negatif, berikut beberapa komentar yang depan di rangkum oleh SBO, dipelabuhan Merak, Pegendara penduduk lokal yang akan menuju pulang ke Salira Indah ini, sempat memprotes petugas laulintas, "Saya kaget aja, diarahkan ke jalan atas, yang pasti saya akan antri, saya protes sama petugas lalu lintas di perempatan Hotel Pesona, maaf pa saya mau ke salira kenapa diarahkan ke jalan atas, Ucap Tomy dengan nada kesal keada SBO, yang kemudian dijawab oleh petugas lalulintas, "ikuti saja arahan kami pak" jawab petugas.

Senada dengan tomi, Rudi sebagai supir angkot harus menurunkan penumpangnya di Simpang Peni dan memilih balik lagi ke arah Cilegon, dan para penumpang ahirnya harus naik Ojek, "Saya terpaksa turunkan penumpang kang karna saya yakin kalau lewat bisa sejam saya tiba dimerak, pada hal saya baru keluar narik", urai Rudi kepada SBO. 
Ubay salah satu pemudik yang hendakmenuju ke Bengkulu ini memberi apresiasinya terhadap petugas Lalulintas, "kalau ini puncak arus mudik, saya ucapkan terima kasih keada semua pihak, terutama kepada pihak kepolisian, Alhamdulillah tidak lama antriannya dari pembayaran pintu Tol Merak, saya hanya 45 menit dan sudah masuk pelabuhan, Ungkapnya menuturkan pengalaman mudik sebelumnya, 2 tahun yang lalu sampai 8 jam saya baru dapat menyebrang
Bad/SBO
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: