Laporan Badiamin sinaga

Seputarbanten.com - Merak, Wanita Malam atau Penjaja Sek Komersial merupakan masalah sosial di masyarakat yang sangat menarik dan tidak ada habisnya untuk diperbincangkan dan diperdebatkan, prostitusi menyangkut peraturan sosial, moral, etika, bahkan agama. Hal tersebut dilatar belakangi kebutuhan ekonomi serta dorongan sosial masyarakat yang menjadi alasan adanya layanan ini. Meskipun tidak diperbolehkan, namun pada kenyataannya tetaplah marak dan terselubung.

Adalah langkah awal yang tepat, yang dalam beberapa hari kedepan ada niatan dari Muspika Pulomerak untuk melakukan Pendekatan secara persuasif kepada mereka para wanita malam yang berada dilingkungan Merak. Hal ini seperti yang di ungkapkan Sekmat Pulomerak Faturohman kepada SBO, 

"Inshaallah saya dan Tokoh masyarakat akan melakukan silahturahmi tiap malam mudah-mudahan dengan cara pendekatan yang kita lakukan mereka (Wanita malam) akan terbuka, dan betapa pentingnya saling menghargai, bukannya sweeping yah", Lanjut Fatuhrohman, "dan kami akan sampaikan niatan kami ini kepada aparat kepolisian yang secara kebetulan besok di polsek akan ada acara buka bersama yang diadakan oleh Polsek Merak", tutur Rohman kepada SBO,

Ditempat yang sama Ustd Aay, membenarkan yang disampaikan oleh Sekmat Pulomerak dan lebih lanjut menjelaskan bahwasanya, Tokoh masyarakat sudah melakukan musyawarah terkait makin maraknya wanita malam yang mangkal di depan pagar ASDP Merak, "Kami bersama Tokoh masyarakat sudah bermusyawarah, untuk mengambilangkah pendekatan ini", Ustad A'ay kembali menegaskan perniatan warga masyarakat pada umumnya, "pada intinya kami berharap persoalan WTS yang masih mangkal ini, agar secara perlahan bisa berkurang dan berharap kedepan tidak ada lagi lah".

Keseriusan Tokoh masyarakat dan Ulama dalam upaya yang akan ditempuhnya ini akan dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian Polsek Merak, Hal ini disampaikan Ustad A'ay, "kami akan sampaikan Ide dan niatan kami kepada aparat kepolisian sesuai hasil rapat yang kami putuskan", ungkap ustd Aay kepada SBO.

Salah satu warga pulomerak Wati mengungkapkan kepada SBO, "kalau bisa penertiban ini untuk seterusnya jangan hanya dibulan puasa saja yah, masalahnya suami saya juga suka keluyuran malam,' ngga baik lah apalagi dekat Masjid Almutaqin," tegas wati kepada SBO 

Bad/sbo
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: