"Tanah Bengkok tersebut sampai sekarang tidak terpakai, yang sebenarnya kan kita bisa manfaatkan untuk fasum, seperti sarana olah raga dan sebagainya dan juga kita bisa sambil menjaga aset tanah pemerintah", Sebuah pernyataan yang dilontarkan oleh sekretaris kelurahan Karang Asem, Hilman Setiaji pada saat ditemui SBO pada (01/06/17)

Tanah Bengkok yang luasnya kurang lebihnya seluas 975 meter, dan dimiliki oleh kelurahan Kedaleman namun keberadaannya diwilayah kelurahan Karang Asem Kecamatan Cibeber kota Cilegon, Ini konon sudah diusulkan dan di ajukan kepada Pemerintah kota Cilegon untuk dijadikan hak guna pakai kepada pihak kelurahan karang asem, yang rencananya akan dimanfaatlkan untuk Fasum (Fasilitas Umum) bagi warga masyarakat Kelurahan Karang Asem.

Hilman Setiaji juga menjelaskan keberadaan tanah bengkok dengan luas 975 meter tersebut, kini kondisinya berada di ketinggian 5 meter, kanan dan kirinya sudah menjadi jurang akibat dari pemerataan pengusaha galian c.

Lebih jauh Hilman memaparkan bahwa tanah yang berada dilokasi linkungan curug kelurahan Karang Asem tersebut, akan sangat bermanfaat jika untuk menjadi fasilitas umum, dan berguna utuk masyarakat. Dalam hal ini pihak kelurahan dan kecamatan sudah pernah membuat surat permohonan kepada pemerintah kota Cilegon dan di tanda tangani oleh masyarakat, yang sampai saat ini belum ada jawaban dari hak Pemerintah kota Cilegon.

"Dari pihak kelurahan dan kecamatan sudah membuat surat permohonannya kepada pemerintah, agar lahan tersebut bisa di jadikan fasum masyarakat. namun sampa saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Kota Cilegon" Tegas Hilman
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: