Seputarbanten.com – Cilegon, PT. KrnG Indonesia (anak perusahaan PT. Krakatau Posco) dituding oleh TB. Aji Jaya tidak professional dalam memberikan pekerjaan (pembangunan office PT. KrnG Indonesia) PT. Batu Hitam Padmasana. Terkait pembayarannya yang masih menggantung TB. Aji Jaya mengancam akan mengambil kembali material yang sudah digunakan dalam pembangunan Site Office PT. KrnG Indonesia. (21/07/17).

Sebagaimana telah diberitakan SBO pada edisi sebelumnya, TB. Aji Jaya, menuntut PT. Batu Hitam Padmasana untuk segera melunasi pembayaran Matrial yang dipesan dari TB. Aji Jaya, atas proyek pembangunan site office PT. KrNG Indonesia senilai Rp 341.876.900,- terhitung sejak tanggal 5 desember 2015 lalu, yang hingga saat ini belum ada upaya pelunasan.  
“Saya akan segera lakukan pengambilan material yang sudah terpasang di PT. KrnG, saya masih berhak atas material tersebut, PT. KrnG tidak bisa melarang kami, apalagi jika dikatakan TB. Aji Jaya tidak ada kaitan dengan PT. KrnG toh materialnya sudah jelas dari TB. Aji Jaya, dan PT. Batu Hitam tahu itu”, ancam Subhan sebagai pengusaha lokal yang merasa dipermainkan.

Praktisi Hukum Riyadi, SH, memberikan komentarnya pada saat SBO diminta tanggapannya terkait persoalan ini, Dikatakan Riyadi, secara fakta hukum TB. Aji Jaya mengirimkan materialnya kepada PT. KrnG Indonesia, walau secara prosedural memang tidak ada kaitannya antara Sub cont TB. Aji Jaya, karena TB. Aji Jaya menerima Surat Perintah Kerja (SPK) dari perusahaan PT. Batu Hitam selaku Main Cont yang diberikan Surat Perintah Kerja (SPK) oleh PT. KrnG.

“Ada aturan main yang ketat sebelum PT. KrnG Indonesia memberikan pekerjaan tersebut, kepada siapa pekerjaan itu akan diberikan, harusnya kepada perusahaan yang professional, jika kemudian Main Cont itu terrnyata tidak ada kemampuan lantas siapa yang akan bertanggung jawab jika kejadiannya seperti ini”, Riyadi SH mempertanyakan.

Ditambahkan Riyadi, “PT. KrnG Indonesia tidak bisa seenaknya lepas tanggung jawab, karena memang secara fakta material yang digunakan dalam pembangunan site office PT. KrnG Indonesia adalah material TB. Aji Jaya maka secara fakta hukum TB Aji Jaya berhak untuk mengambil kembali material yang sudah dikirimnya dalam pembangunan Site Office PT. KrnG, sesuai dengan jumlah yang belum dibayarkan kepada TB. Aji Jaya oleh pihak Main Cont”, tegas Riyadi, SH.
Sementara setelah hal itu dikonfirmasikan kepada kuasa hukum PT. KrnG Indonesia H. Muhibudin, SH, menjelaskan upaya mediasi antara pihak TB Aji Jaya dan pihak PT. Batu Hitam Padmasana sudah pernah ditempuh akan tetapi belum ada kesepakatan.

“saya selaku kuasa hokum PT KrnG sudah pernah melakukan mediasi dengan pihak Mainkon dan Subkon akan tetapi belum menemui kesepakatan dikarenakan antara data dari PT KrnG dan PT Batu Hitam Padmanan dalam pembayaran ada keselisihan anggaran”, ujar Muhibudin SH

Pada saat SBO, mempertanyakan ancaman TB. Aji Jaya yang akan mengambil kembali material yang belum dibayarkan, Muhibudin SH menegaskan PT. Batu Hitam Padmasana belum menyelesaikan pekerjaannya dan sudah menerima pembayaran 95% dari nilai kontrak yang ada.

“Selama PT. Batu Hitam belum melakukan serah terima pekerjaan, maka bisa saja TB. Aji Jaya mengambil kembali materialnya, tapi jika sudah dilakukan serah terima pekerjaan itu jelas TB. Aji Jaya tidak bisa melakukannya, tapi berbicara Fakta Hukum PT. KrnG Indonesia sudah membayarkan kepada PT. Batu Hitam Padmanan sejumlah 95% dari nilai kontrak, yang seharusnya PT. Batu Hitam melakukan pembayaran kepada Sub Cont nya, sedangkan,” tambah Muhibudin SH.

Rusdianto SH, kuasa hukum dari PT. Batu Hitam Padmasana saat dikonfirmasi SBO melalui telpon selularnya, menyatakan persoalan pembayaran material yang digunakan PT. Batu Hitam, akan segera diselesaikan kepada pihak TB Aji Jaya, selama PT Krng juga membayarkan tagihannya kepada PT. Batu Hitam
“kami dari pihak PT. Batu Hitam Padmasana akan menyelesaikannya, bahkan jika persoalan ini dibawa keranah hukum pun kami siap, tetapi persoalannya PT. KrnG belum membayarkan sisa tagihannya kepada PT. Batu Hitam Padmasana”, ucap Rusdianto, SH.

Terkait ancaman TB. Aji Jaya yang ingin mengambil kembali matrialnya yang sudah digunakan dalam pembangunan Site Office PT KrnG, Rusdiyanto, SH, mengatakan TB. Aji Jaya tidak bisa serta merta mengambil materialnya, karena menurut Rusdianto, TB. Aji Jaya tidak ada urusan dengan pihak PT KrnG Indonesia.
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: