Laporan Jurnalis Badiamin Sinaga

Seputarbanten.com – Cilegon, Sepertinya PT Indoferro mengharuskan melakukan pemutusan kerja atas 1.200 karyawannya, David Cornelius berkilah, penyebabnya tidak lain dikarenakan harga nikel yang terus menurun dan berakibat terhadap perusahaan yang terus merugi, Hal itu terjadi pasca diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Manusia Nomor 5 Tahun 2017 dan Nomor 6 Tahun 2017, tentang izin ekspor konsentrat mineral kadar rendah seperti bauksit dan nikel. Jumat (21/7/2017).

Ratusan buruh perusahan PT Indoferro sontak dikejutkan dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang dianggap sepihak oleh perusahaan, melalui surat keputusan perusahaan bernomor A/17/VII/IF-DIR/002 yang ditandatangani Direktur PT. Indoferro, Bantahan yang dijelaskan David, bahwa perusahaannya tidak tutup secara permanen melainkan hanya tutup untuk sementara sampai harga nikel kembali normal.
"Kami tidak menganggap ini lock out, ini tutup sampai batas waktu yang kita tidak tahu, dikarenakan situasinya adalah harga market yang terjerembab begini gara-gara peraturan," ujar David kepada awak media.

Kebijakan pemerintah yang sejak tahun lalu sudah dibahas oleh para pelaku usaha, dan para analis pasar internasional, jika sampai direalisasi maka pasar akan merespon secara negatif yang akan menyebabkan jatuhnya harga nikel, hingga saat ini penurunannya hingga 25 persen.

“Para pengusaha smelter di Indonesia yang membeli bahan bakunya dari dalam negeri, mereka harus membayar lebih mahal karena pelaku pertambangan nikel mentah melihat ada peluang untuk melakukan ekspor”, jelasnya.

Perihal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) David mengatakan pihaknya sudah memberitahukan secara jelas kepada seluruh karyawannya, dan pihaknya akan memenuhi semua hak karyawan dan akan diberikan sesuai peraturan yang berlaku. 
"Jadi kepada setiap karyawan, agar mendatangi dan menyelesaikan secara langsung ke kantor konsultan yang kami tunjuk,‎" Tegas Direktur Indoferro.

Bad/SBO

Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: