Seputarbanten.com – Cilegon, Pengusaha lokal Cilegon TB Aji Jaya mengadukan haknya ke PT. KrNG selaku anak perusahaan dari PT. Krakatau Posco, dengan melayangkan surat tagihan terhadap PT. Batu Hitam Padmasana, yang kemudian ditembuskan kepada pihak perusahaan PT. KrNG Indonesia, PT. Krakatau Posco, PT. KIEC, dan PT. Krakatau Posco Family Association. (01/07/17)

TB. Aji Jaya, menuntut PT. Batu Hitam Padmasana untuk segera melunasi pembayaran Matrial yang dipesanl dari TB. Aji Jaya berdasarkan Surat Tagihan TB. Aji Jaya No 008/AJ/VIII/2015, 015/AJ/VIII/2015, 012/AJ/IX/2015, 015/AJ/IX/2015, 013/AJ/IX/2015, 014/AJ/X/2015, dan nota diatas perjanjian sewa menyewa scaffolding PT. Batu Hitam Padmasana atas proyek pembangunan site office pt KrNG Indonesia senilai Rp 341.876.900,- terhitung sejak tanggal 5 desember 2015 lalu, yang sampai saat ini tidak ada realisasinya.

Menurut Subhan selaku penerima kuasa dari Sub Kontractor dari TB. Aji Jaya, merasa sangat dirugikan, dan tidak sesuai dengan SPK yang diberikan oleh PT. Batu Hitam kepada TB. Aji Jaya, pembayaran dilakukan 14 (empat belas) hari setelah matrial dikirimkan pihaknya.

Dalam penuturannya Subhan berharap ada tanggung jawab moral dari pihak Perusahaan PT. KrNG, “Walau memang harus saya akui PT. KrNG tidak ada kaitannya dengan TB. Aji Jaya, tapi setidaknya saya berharap sekali dari pihak perusahaan PT. KrNG ada upaya untuk membantu penyelesaian antara TB. Aji Jaya dengan PT. Batu Hitam, sebab setiap kali saya tagih PT. Batu Hitam selalu beralasan tagihannya masih belum dibayarkan oleh PT. KrNG”. Ucap Subhan kepada SBO.

Dalam konfirmasinya PT. KrNG melalui kuasa hukumnya, H. Muhibudin, SH, menyatakan bahwa tidak ada kaitan hukum antara TB. Aji Jaya dengan PT. KrNG, sebab sesuai data yang ada PT. KrNG memberikan pekerjaan kepada PT. Batu Hisam Padmasana, jadi tidak ada sangkutan apapun dengan TB. Aji Jaya”, Muhibudin menjelaskan.

Kuasa Hukum PT. KrNG, H. Muhibudin, SH dalam hal ini sangat menyesalkan PT. Batu Hitam yang dianggapnya belum menyelesaikan pekerjaannya, “ Pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Batu Hitam baru sekitar 80% nya saja, dan belum ada Berita Acara Serah terima pekerjaan, dan bisa saja itu kami perkarakan melalui jalur hukum, dan memang itu sudah menjadi materi dalam musyawarah dipihak kami”, tandas kuasa hukum PT. KrNG.

Yang kemudian dalam wawancara dengan kuasa hukum PT. KrNG, diakhirinya dengan berpesan kepada pengusaha lokal kota Cilegon agar berhati –hati dan lebih teliti dalam menerima pekerjaan. “ saya menghimbau kepada rekan-rekan pengusaha lokal kota Cilegon, agar lebih melihat-lihat dulu lah, siapa yang memberi pekerjaan, dimana kantornya, jangan asal menerima pekerjaan”, Ujar Muhibudin.

Kemudian ditambahkan Subhan, “Saya sangat berharap agar kuasa Hukum PT. KrNG bisa menjembatani dan membantu pengusaha lokal seperti kami, yang setahu saya PT. KrNG Indonesia ini adalah anak perusahaan dari PT. Krakatau Posco, yang setahu saya seharusnya PT. KrNG, selaku pemberi pekerjaan lebih teliti dalam verifikasi atau validasi menyangkut kredibilitas perusahaan yang akan dilibatkannya, pada saat lelang pekerjaan”. Tandas Subhan.

Lidya-SBO

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: