Seputarbanten.com - Pandeglang, Jalan akses Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan parah kurang lebih sepanjang 7 kilometer, tepat berada dalam wilayah  Kampung Cibuluheun Desa Pasir Kadu. Sebuah kondisi yang memprihatinkan, dengan badan jalan yang berlumpur dengan kubangan-kubangan yang cukup dalam, bahkan pasca di guyur hujan di jalan tersebut dapat menyebabkan para pengguna jalan sulit untuk melintas, dan kerap kali dikeluhkan oleh warga. (16/07/17).

Dalam perjalanan Tim Redaksi SBO, mendapati kondisi jalan yang sudah sangat memprihatinkan kondisinya, dan jalan ini merupakan satu-satunya jalan yang bisa diakses oleh masyarakat sekitar yang mayoritas adalah petani dan pegawai  untuk melakukan aktivitas di instansi setempat. Menurut beberapa sumber yang SBO dapatkan konon kondisi jalan yang rusak parah ini, sudah berlangsung selama puluhan tahun.
“Jalan yang berlumpur juga sangat susah untuk dilalui oleh pengguna jalan, baik roda dua atau roda empat, kondisi jalan yang terlihat mengalami rusak berat“, ucap warga setempat yang tengah berupaya mendorong kendaraan mobilnya yang terjebak diantara kubangan lumpur menuturkan. 

Sementara Badri menceritakan kondisi ini mau tidak mau harus di alaminya setiap hari, “mau tidak mau pak, habis mau dari jalan mana lagi kalau bukan harus melewati jalan ini, dan hampir setiap hari selalu saja ada mobil truk baik pengangkut beras, material maupun lainnya yang mengalami selip karena lumpur”, ucap sopir ini berkisah disela nafasnya yang terengah-engah.

Dalam perjalanan Tim SBO, kemudian mencoba mampir diperkampungan, kemudian bincang-bincang dan disambut oleh warga setempat, dengan harapan semoga seputarbanten.com dengan pemberitaannya, dapat mendorong percepatan informasi kepda instansi terkait, agar keinginan masyarakat kecamatan Sukaresmi yang menginginkan perbaikan jalan tersebut dapat terwujud dengan segera.

“Syukur abdi tina pak wartawan mugi-mugi berita SBO di baca ku pajabat, Mugi-mugi pamarentah mempercepat perbaikan kangge jalan anu geus parah”, Ujarnya kepada wartawan SBO dalam bahasa Sunda.

Kondisi kerusakan jalan ini dibenarkan dan mendapat sorotan tajam atas keprihatinannya dari Gunawan, salah satu Tim Divisi Khusus dari Lembaga Komunitas Pengawas KORUPSI (LKPK), yang menurutnya pernah melintas di jalan tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi wilayah Pandeglang, sebuah daerah yang memiliki Peta Strategis di bidang Pariwisata, sejumlah Hotel Berbintang seperti Lippo Carita Hotel Dan Sejumlah Hotel Berbintang lainnya berdiri dengan megah, belum lagi ditambah adanya relokasi PT. Indonesia Power Di Labuan, itu kan sesuatu yang ironis”, tegasnya.

(REDAKSI SBO)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: