SBO, Cilegon - Seluruh pengusaha transportasi yang bernaung di bawah Assosiasi pengusaha truck indonesia (APTRINDO) banten, Kemarin  berkumpul di sari kuring indah, cilegon selasa 7/8/18, dengan tujuan menyikapi penerapan permenhub no 134 tahun 2015 terhadap penyesuaian tarif angkutan, "(over dimensi dan over loading versus tarip angkutan)."

Forum diskusi tersebut di hadiri instani terkait, seperti Kasie Lalulintas dan angkutan Jalan BPTD Wilayah VIII Provinsi banten, Kasie Turjawali Subditbin Gakkum Ditlantas Polda banten.

Selanjutnya atas penerapan peraturan Permenhub No 134 tahun 2015 itulah APTRINDO akan mengambil langkah tegas, jika aturan tersebut tidak di tinjau kembali atau di paksakan. Sikap yang di Ambil APTRINDO adalah seluruh truck akan stop beroperasi sejak tanggal 14 agustus 2018.

Pada kesempata itu, Ketua DPD APTRINDO Banten Syaiful mengatakan, " kita sih tidak dalam posisi menolak tapi keberatan, kenapa sih harus langsung sekaligus di terapkan, intinya kita minta pemerintah untuk membantu dorong pemilik barang untuk menyesuaikan dengan aturan ODOL ini, " tegas syaiful.

Lebih lanjut Topan Muis kasie Lalilintas dan Angkutan jalan BPTD Wilayah VIII Provinsi banten, menanggapi rencana aksi dari APTRINDO,  " Nanti akan kita sampaikan ke Kementrian terkait Aspirasi dari temen Aptrindo, Kan ini Sudah di gaungkan dan di sepakati oleh lima instansi, terus ini juga harus di bawa ke forum lima instansi bagaimana menanggapinya, ujar topan. (One)

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: