SBO - Seusai mengamankan pelaku pembunuhan, yang menewaskan satu keluarga, Ayah, dan Anak di Kampung Gegeneng, Desa Suka Dalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Melakukan Expos kepada awak media.

Dalam expos disebutkan, motif pembunuhan adalah perampokan yang didasari oleh paktot ekonomi uang membuat pelaku nekad.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edi Sumardy, mengatakan, Peristiwa sadis yang terjadi pada tanggal 13 tersebut, dilakukan oleh pelaku dengan inisial S, setelah meminum-minuman ber-al-qohol.

"Sebelim melakukan aksi bejatnya Diperkirakan sekitar pukul 00.00 Wib, Pelaku bersama teman-temannya terlebih dahulu meminum minuman keras berjenis tuak di jalan lingkar selatan, Setelah itu pelaku S bersama rekanya yang sebelumnya tidak saling mengenal, pulang kerumah, namun diperjalanan saat melintas rumah korban terbesit untuk melakukan aksi perampokan karna pintu rumah terbuka, dan langsung menghentikan laju kendaraan tepat dirumah tetangga korban, sebelum melakukan aksinya pelaku terlebih dahulu mengambil sebuah patok yang berada dihalaman rumah korban," katanya

Lebih lanjut, Edi menjelaskan, Pembunuhan terjadi akibat korban yang sedang tertidur, kaget melihat aksi pelaku S, sedang mencuri HP miliknya.

"Korban Rustandi terbangun saat melihat aksi pelaku, dan langsung menendang pelaku, namun pelaku yang membawa patok dengan cepat memukul kepala korban dan menusuknya dengan menggunakan patok tersebut, mendengar kegaduhan istri korban pun ikut terbangun, meski hanya kritis istri korban dipukul pelaku, dan melihat anak korban yang masih berusia 4 tahun sedang tertidur, Tampa rasa kasihan korban menghabisi anak korban dengan cara memukul kepalanya berkali-kali," Jelasnya

Edi Menjelaskan Atas perbuatannya 
pelaku dijerat pasal 3 ayat 3 KHUP dengan kurungan penjara 15 tahun

“Pelaku berinisial S inipun melakukan aksinya seorang diri, dengan bermotif perampokan. Ia melakukan aksi dibawah pengarus alkohol, dan faktor ekonomi penyebab utamannya, atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 3 ayat 3 KHUP dengan kurungan penjara 15 tahun," ungkapnya.(BP)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: