SBO - Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan sarana Media Sosial (Medsos) Pasalnya penipuan dengan sarana medsos masih kerap dilakukan oleh pelaku kejahatan di provinsi Banten.

Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, saat press conference ungkap kasus tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik di Mapolda Banten, Kamis (22/8/19)

"Masyarakat dihimbau agar lebih waspada dalam menggunakan sarana media sosial, karna saat ini kejahatan dengan memanfaatkan sarana medsos menggunakan akun palsu, sudah sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan," katanya



Menurutnya, akun - akun medsos, harus dilindungi mode private. Agar tidak mudah di akses oleh orang lain.

"Masyarakat, terutama anggota TNI/Polri agar dapat melindungi akun medsos nya menggunakan mode private, dan rutin mengganti pasport, karna tak jarang pelaku kejahatan menggunakan akun palsu milik anggota TNI/Polri, untuk dijadikan alat penipuan," tuturnya

Untuk diketahui, dalam press conference ungkap kasus tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik, Polda Banten telah berhasil mengamankan pengguna akun palsu YS, dengan modus menggunakan akun Foto Profil Facebook palsu milik anggota polisi berpangkat bribtu personel Ditlantas Polda Banten, berhasil memperdayai korbannya RR, dengan mentrasfer uang senilai 21 juta rupiah

YS diamankan di kediamannya Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada pada hari Selasa (13/8/2019), dan akan dijerat Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun dan/atau denda paling banyak 12.000.000.000,- (dua belas milyar rupiah). (BP)

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: