SBO - Puluhan Penyandang Disabilitas yang tergabung dalam Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Provinsi Banten, Pagi ini Melaksanakan kegiatan perlombaan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke -74, yang dilakukan di halaman Kampus Al-khairiyah Citangkil.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Kepala Bidang (Kabid), Rehsos,  disabilitas dan tuna sosial, Edwar Susanto, Kepala Seksi Rehsos, Hidayatullah, Ketua Gerkatin Provinsi Banten, Dan Gabungan dari Disabilitas Lain.

Ketua Panitia Perlombaan, Fitri, menjelaskan, kegiatan perlombaan peringatan HUT - RI tersebut dalam rangka mempersatukan disabilitas dan sebagai ajang silaturohmi 

"Kita adakan perlombaan seperti, panjat pinang, bakiak, makan lemon Tampa ekspresi, dan lain-lain, dan ini semua mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik perusahan dan perbankan, sejak awal kami mendatangi para pihak tersebut, dan direspon positif untuk melaksanakan kegiatan ini," jelasnya

Dalam kesempatan Tersebut, Ketua Gerkatin Provinsi Banten, mengatakan bahwa peranan pemerintah dalam membantu disabilitas terutama terhadap tuna rungu masih kurang.

"Tunarungu dibanten ini banyak sekali hambatannya, seperti tidak memiliki BPJS, temen-temen tuli banyak yang menganggur dan tidak memiliki BPJS, ini juga kurang diperhatikan oleh pemerintah," katanya dalam bahasa isyarat


Menurutnya, untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah, masih memerlukan waktu yang panjang

"Harus dilakukan advokasi terus menerus, sudah mengundangan pemerintah, tetapi persoalan akses sabilitas tidak ada, seperti guru bahasa isyarat (GBI), itu merupakan akses disabilitas yang dibutuhkan, dan jangan berpikir negatif jika tuli itu butuh GBI untuk mencari keuntungan, tetapi sebagai jembatan komunikasi, seperti kaya rapat, itu amat penting sekali," tuturnya.

Berbeda dengan Ketua Gerkatin Provinsi Banten, Ketua Gerkati Kota Cilegon, Radit, Mengaku, Pemerintah Kota Cilegon, saat ini sudah banyak membantu disabilitas dalam penyetaraan kepada mereka

"Mungkin empat tahun kebelakan masih kurang peduli, akan tetapi saat ini, pemerintah sudah banyak membantu, kami juga pengurus Gerkatin Cilegon Sempet Pakum, Karan kekurangan SDM, saat ini kita banyak berkomunikasi dengan pemerintah, terutama dalam penyetaraan, Karan dikota Cilegon ini masih banyak para orang tua yang memiliki anak yang mengalami Disabilitas mendikriminasi anaknya, padahal mereka (Penyandang Disabilitas) bisa melakukan aktivitas, seperti bekerja, berkendara dan lain-lain," Akunya

Radit berharap, Pemerintah kota Cilegon, dapat memberikan lapangan kerja, program pelatihan kepada penyandang Disabilitas 

"Saya berharap pemerintah dapat memberikan lapangan pekerjaan dan pelatihan untuk disabilitas, terutama membuka akses dalam sosialisasi, bahasa isyarat kepada masyarakat luas," harapnya


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid), Rehsos,  disabilitas dan tuna sosial, Edwar Susanto, mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memberikan ruang dan pelatihan kepada disabilitas

"Kita mulai perlahan-lahan kita akan akomodir kebutuhan mereka, agar disabilitas dapat menikmati hal yang sama seperti kita, saat ini kita telah melakukan pelatihan untuk tiga orang disabilitas, dan sebelum-sebelumnya juga kita lakukan pelatihan, dan jika perlu kita lakukan rekomendasi sampe pusat, untuk BPJS kesehat, kita akan bekerja sama dengan bagian lain didinsos," ungkapnya

Dalam menyetarakan disabilitas, Kedepan, Edwar akan menggandeng pihak-pihak industri dan perbankan gar dapat mempasilitasi kebutuhan dari disabilitas

"Kita lihat di sepanduk acara ini, seponsor sangat banyak sekali, kedepan kita akan ajak mereka agar dapat memenuhi kebutuhan disabilitas, sekarangkan sudah ada alat yang canggih untuk dapat membantu, bagaimana jika para donatur tersebut dapat memberikan alat tersebut," inginnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: