SBO - Pekan OlahRaga Kebon Dalem Ke - V, yang diadakan oleh warga dari lingkungan kelurahan kebon dalem, kecamatan purwakarta, kota cilegon, hari ini resmi dibuka, 10/9/19

Pembukaan yang dilakukan oleh camat kecamatan purwakarta, Balukia Iqbal, dihadiri kepala kelurahan kebon dalem, kasat Intel polres cilegon, Kanit Intel polsek pulomerak, kodim Cilegon, DPD KNPI Kota Cilegon, dan Karang Taruna Kelurahan Kebon Dale
,serta tokoh masyarakat dari lingkungan tersebut.

Agenda rutin yang dilaksanakan sejak lima tahun tersebut, kali ini sebagai panitia Rembuk Pemuda Block Lingkungan Kubang Wuluh (Republik) Dibuka dengan melepas sejumlah burung merpati ke udara.

Dikatakan Ketua Republik, Ahmad Fatoni, Turnamen yang rutin dilaksanakan merupakan inisiatif dari kesamaan hobi baik remaja maupun orang tua.


"Turnamen ini rutin kita lakukan, dan kali ini merupakan tahun ke-5, bersasarkan hobi yang sama dari warga, akhirnya tercipta turnamen ini, sementara untuk tuan rumah atau sebagai panitia, agan bergilir setiap lingkungan dari sebelas Rukun Warga (RW), dan kali ini lingkungan kami lingkungan Kubang Wuluh sebagai panitia," katanya.

Lebih lanjut, Toni mengaku, untuk tahun depan rencananya, kegiatan bukan hanya turnamen sepak bola, melainkan beberapa cabang olah raga akan dipertandingkan.

"Sekarang ini banyak sekali usulan warga, untuk melaksanakan kegiatan selain sepak bola, sehingga, panitia ditahun mendatang akan merencanakan turnamen olahraga bidang yang lain," akunya


Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana, Muhamad Arif, menjelaskan, Turnamen Ke - V, di ikuti oleh 11 tim dari lingkungan kelurahan kebon dalem, yang akan bertanding selama 25 hari.

"Untuk usia peserta tidak dibatasi, akan tetapi akan mengedepankan kepada usia muda, sebagai bibit unggul, ada 11 tim yang akan bertanding dengan sistem semi liga, dan rencananya akan bertanding sejak hari, 10/9/19 ini hingga 25 hari kedepan," jelasnya

Dalam kesempatan tersebut, Arif meminta agar pemain dapat bermain dengan menjunjung seportivitas, dan solit .

"Saya meminta, turnamen sepak bola ini dijadikan ajang silaturahmi, untuk menjunjung seportivitas dan juga saling menjaga agar tidak ada keributan," pintanya


Sementara itu, camat kecamatan purwakarta, Balukia Iqbal, berharap, turnamen sepak bola tersebut, dapat menjadi ajang silaturohmi, dan dapat mengalihkan dari kegiatan yang negativ.

"Harapan kedepannya, selain menjadi kegiatan rutin, dapat menghasilkan bibit-bibit sepak bola, yang dapat bermain ditingkat kota, bahkan tingkat nasional," harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: