SBO - Sebanyak 25 petukang dari lingkungan kelurahan Kebon Dalem Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, melakukan sertifikatsi petukang. (10/9/19)

Dalam program kelurahan tersebut, tim penilai sertifikasi mengambil dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Dalam penilaiannya LPJK melakukan langsung penilaian kelapangan saat petukang melakukan kegiatan pekerjaan yang sedang berlangsung dalam proyek pemerintah yang sedang berlangsung dilingkungan kelurahan tersebut,

Dikatakan Ketua Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK) LPJK Provinsi Banten, Doni Muhamad Rohmat, Sertifikasi kepada tenaga tukang, merupakan amanat undang-undang Nomer 2 tahun 2017

"LPJK ini tugasnya untuk melaksanakan sertifikasi kepada tenaga kontruksi/petukang, sesuai amanah undang-undang nomer 2 tahun 2017, tenaga kontruksi wajib memiliki sertifikat," katanya

Lebih lanjut, Doni menjelaskan, pihaknya dalam memberikan penilaian menggunakan observasi lapangan.

"Dalam menilai kita lakukan dengan metode, observasi lapangan, dengan melihat dan wawancara, nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat berdasarkan penilaian, seperti tingkat 1, tingkat 2 dan jika tidak lolos dalam tingkat 2 akan di arahkan kepada tingkat 3, yaitu petukang pemula," jelasnya

Doni menegaskan jika ada pekerja kontruksi, dari tenaga ahli hingga tenaga tukang, tidak memiliki sertifikat maka pekerjaan tersebut harus dihentikan.

"Program pemerintah kota Cilegon ini, dari 43 kelurahan, yang sudah memberikan permohonan sebanyak 27 kelurahan, dan yang sudah berjalan hingga saat ini baru 16 untuk program tahun 2019, dan jika ada pekerjaan yang tenaga kontruksi ya tidak memiliki sertifikat maka pekerjaan tersebut dihentikan sementara sampai dengan pekerjanya memiliki sertifikat," tegasnya

Ditempat yang sama, Kepala Kelurahan Kebon Dalem, Edi Hilfiandi, mengungkapkan, bahwa kegiatan sertifikasi tersebut sepenuhnya ditanggung oleh dana dari program kelurahan

"Peserta kita berikan alat safety, dan seluruh anggaran hingga dapat sertifikat ditanggung oleh anggaran dari program kelurahan," katanya

Edi berharap, kegiatan ini dapat terus berlanjut, sehingga petukang yang ada dilingkungannya dapat memiliki sertifikat,

"Di era globalisasi diharapkan dengan sertifikatsi, petukang dapat meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing," harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: