Jasa Website Murah

Hidup Miskin, NeneK Di Pandeglang Ini Tinggal Di Gubuk Reot



SBO - Penanganan kemiskinan, masih menjadi PR besar pemerintah di Republik Indonesi, pasalnya masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan perhatian khusus.

Seperti di Kampung Suryaneun Desa Surianeun Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Nenek Tua hidup disebuah gubuk bambu dengan kehidupan yang serba kekurangan.

Enik Sukinah, menempati gubuk peninggalan suaminya yang berukuran tiga kali dua meter, yang dindingnya sebagian sudah bolong, beratapkan anyaman daun, dan beralaskan tanah.

Untuk diketahui, Nenek Enik, harus tidur di dapur yang menyatu dengan seluruh isi rumah.

Dari info yang didapat, rumah nenek Enik memerlukan uluran tangan dari donatur dan pemerintah setempat.

Dijumpai, Keluarga sekaligus Tetangga Nenek, Asni, mengatakan, Nenek Enik, hidup dalam kekurangan sehingga tidak mampu dalam membangun rumah.

"Kalau hujan bocor, kalau panas sinar matahari masuk ke rumah, tapi bagaimana mau bangun rumah untuk sehari-hari aja kurang," katanya, (18/9/19)

Menurutnya, saat ini Nenek Enik, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, harus mendapatkan bantuan dari tetangga.

"Untuk makan dan kebutuhan lain, keluarga dan tetangga selalu memberikan," tuturnya

Ditempat terpisah, Kepala Desa Suruaneun, Buang, mengaku pihaknya telah mengajukan rumah tidak layak huni untuk di rehab, namun rumah nenek Enik belum mendapatkan giliran.

"Kita sudah ajukan, tapi untuk nenek Enik kemungkinan tahap berikutnya, karna saat ini kita telah membangun rumah tidak layak huni sebanyak 3 Unit," akunya.(BP)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel