Jasa Website Murah

Kibarkan Merah Putih Di Dasar Laut Pulau Sangiang



SBO - Klub Penghobi Olah Raga Renang Dan Snorkeling (POSSI) di Provinsi Banten, Lakukan Pengibaran bendera merah putih, didasar laut pulou Sangiang Kabupaten Serang. (17/8/19)

Dalam kegiatan Selain POSSI, Lanal Banten ikut dalam kegiatan yang sejak pukul 08.00 WIB, Sudah berangkat Ayer, dengan melibatkan 13 Kapal,

Grup 1 Kopassus, Ditpolairuda Polda Banten, Basarnas Banten, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Komunitas Diver Banten dan elemen lainnya.ikut dalam upacara tersebut

Untuk diketahui 13 Kapal tersebut diantaranya Patkamla Badak, Patkamla Panaitan, KAL Tamposo, Kapal Patroli Ditpolairud Murai, Kapal Drupada dan RIB Basarnas Banten, serta kapal nelayan setempat yang turut mengantarkan para penyelam ke Sangiang.

Tiba di lokasi, para penyelam langsung mempersiapkan berbagai peralatan.

Satu persatu, penyelam langsung terjun ke dasar laut sedalam 8 meter itu.

Dalam upacara tersebut, penyelam berbaris di dasar laut dengan membentuk formasi tepat di hadapan tiang bendera.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah, Komandan Upacara dipercayakan kepada Serma Saparudin dari Grup 1 Kopassus, Serang.

Hadir dalam pengibaran bendera bawah laut itu antara lain Wadirpolairuda Polda Banten, AKBP Noer Wiyanto, Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim, Kapolres Cilegon, AKBP Rizky Agung Prakoso, Dandim 0623 Cilegon, Letkol Armed Rico Ricardo Sirait.

"Dengan semangat 17 Agustus ini, kita pererat persatuan dan kesatuan dengan mengibarkan bendera laut, membentangkan bendera di bawah laut. Ini menunjukan semangat kita. Walaupun dengan susah payah membentangkan dengan segala risikonya, tapi Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Inilah yang ingin kita tunjukan, semangat kita ingin kita contohkan untuk bangsa dan negara kita," ujar Danlanal.

Ia menegaskan, pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Sangiang memiliki tantangan alam yang berat, terutama arus yang kuat.

Namun dengan semangat kebersamaan yang tinggi, seluruh penyelam bisa melaksanakan upacara dengan tenang dan aman.

"Pada saat pembentangan bendera tadi, arus sangat kencang. Ini tidak sama dengan membentangkan bendera di darat. Kita menghadapi arus, kemudian angin dan segala macamnya. Tetapi dengan semangat tadi, semua dapat terlaksana," paparnya.

Danlanal Banten menyatakan, keterlibatan ratusan peserta dalam upacara HUT RI ini patut diapresiasi.

Sebab, para pehobi olahaga selam dan pecinta alam bawah laut terpanggil untuk bersama-sama mengibarkan bendera di bawah laut.

"Antusias dari teman-teman untuk bergabung, kita tidak membatasi. Itulah yang kita harapkan, mereka pun terpanggil hatinya melaksanakan kegiatan ini," tandasnya.

Sementara, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengibaran bendera di Sangiang.

Ia berharap, pengibaran dalam rangka peringatan HUT RI ini dapat membangkitkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat untuk selalu mencintai dan melestarikan alam bawah laut yang ada di Banten.

"Tugas kita sebagai penerus bangsa, harus selalu menggelorakan semangat nasionalisme.   Dengan pengibaran ini, tugas kita lah untuk selalu menjaga dan melestarikan alam yang indah di bawah laut kita ini di Banten," pungkasnya.

Untuk diketahui, pengibaran bendera bawah laut merupakan puncak rangkaian HUT RI Ke-74 yang digelar POSSI Cilegon dan TNI AL Banten. Sebelumnya, kegiatan pengobatan gratis kepada masyarakat di Desa Cikoneng, Kabupaten Serang.

Rangkaian lain di hari kemerdekaan ini juga melaksanakan transpalansi puluhan terumbu karang melibatkan ratusan penyelam. (BP)

Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel