Jasa Website Murah

Polres Cilegon Tengahi Masalah Banjir di Perumahan Metro

(Foto Dokumentasi, Kolam Renang Metro Kota Cilegon)
SBO - Mediasi perihal Banjir yang terjadi di Perumahan Metro Kota Cilegon yang telah membanjiri 11 Cluster dan 4 Kelurahan antara LSM BMPP Provinsi Banten, Forum FKWMC dan Ketua RT masih menunggu informasi dari Pihak Kepolisian.

Mediasi yang seharusnya dilakukan hari ini, harus diundur karena Pihak Kepolisian Resort Kota Cilegon harus membuat perjanjian dengan pihak PT. Astra Infra Toll Road, yang seharusnya Pihak Masyarakat datang ke pihak terkait. Jum'at,(08/05/20)

Pihak Kepolisian Resort (Polres) Kota Cilegon akan memfasilitasi pertemuan yang akan dilakukan, menurut Kasat Intelkam Kota Cilegon, Bai Ma'mun, "Karena ini warga saya maka saya inisiatif walaupun saya hanya mendapatkan tembusan, kita akan jembatani masalah ini," ujar-nya.

Selain pihak dari terkait, Pihak Kepolisian telah menghubungi Walikota dan Kadis PU "iyah pada saat saya baca isi surat saya langsung menghubungi Walikota dan Kadis PU supaya mereka paham betul kondisi di lapangan, saya juga telah menghubungi pihak perusahaan itu masyarakat terdampak harus ada upaya-upaya," imbuh-nya.

Perumahan Metro Kota Cilegon ada 11 Cluster, ada 8 Cluster yang murni terdampak banjir pada hari senin,(04/05/20) itu.

Ketua Forum FKWMC, Abdul Muhit, "Saya selaku masyarakat perumahan metro cilegon berprinsip seperti apa yang ada di isi surat, setelah kami analisa dan ini sudah berjalan selama 2 tahun dari 2018, salah satu penyebabnya adalah gorong-gorong tol yang sempit, saya cuman ingin menagih janjinya yang dibuat pada bulan April, 2018," ujar-nya. 

Deni Juweni selaku Ketua Umum LSM BMPP Provinsi Banten menegaskan "Tepatnya 2 tahun yang lalu 28 April 2018 hari sabtu, kita bersama Kapolres Kota Cilegon, Kasat Intelkam Polres Kota Cilegon, Dir Intelkam Polda Banten, dan Direktur Operasional PT. MMS yang sekarang menjadi PT. ASTRA Infra Toll Road bukan kami yang menyerahkan tapi mereka yang menyodorkan 3 program, program pertama dia jalankan keruk kanan dan kiri, program kedua mereka menjalankan ditahun pertama mungkin 1 minggu aja kesininya gak lagi, yang menyodorkan itu bukan yang ecek-ecek jabatannya humas atau yang lain, melainkan Direktur Operasionalnya langsung, kita hanya mau menagih janji," tegas-nya. (Jefri)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel