Jasa Website Murah

Langgar Hukum Pelayaran, Kapal MV Fon Tai di Paksa Sandar

SBO - Polda Banten bersama Bareskrim Polri menahan Kapal MV Fong Tai berbendera Hong Kong di Dermaga 6 PT Indah Kiat Cilegon, Merak. Kapal tersebut diduga melanggar izin hukum berlayar.

Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Heri Sulistya Budi Santosa mengatakan, kapal tersebut membawa muatan berupa Prime Steel Billets sebanyak 52.372 Ton. Dalam kapal tersebut terdapat 15 ABK WN China dan 7 ABK WN Myanmar.

“Dari hasil penyelidikan awal diketahui bahwa selaku pemilik Kapal MV. Fon Tai atau GT 32.983 Ton adalah Fong Tai Shipping berkebangsaan Hong Kong,” kata Budi lewat keterangannya, Minggu (31/5).

“Dalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 22 orang WNA yang di antaranya 15 orang Warga Negara China dan 7 orang warga Negara Myanmar. Selaku nakhoda Peng Zhong Jun dan selaku KKM Kapal Peng Zhong Jun yang membawa muatan barang berupa Prime Steel Billets sebanyak 52.372 Ton,” rinci Budi.

Budi menuturkan, kasus tersebut berawal saat Ditpolairud Polda Banten mendapat laporan dari TNI AL pada 5 Maret. Kapal tersebut lego jangkar di perairan Tanjung Sekong, Cilegon. Selanjutnya kapal digiring merapat ke pelabuhan Merak.

Budi menambahkan, kapal tersebut tidak memiliki izin sehingga melanggar pasal 194 (3) UU NO 17 tahun 2008 tentang pelayaran dan pasal 3 (4) PP Nomor 36 tahun 2002 tentang hak dan kewajiban kapal asing dalam melaksanakan lintas damai di perairan Indonesia.

“Lanal Banten kemudian diserahkan kepada Bareskrim Mabes Polri untuk dilaksanakan proses penyidikan lebih lanjut. Kapal diduga hendak bongkar muat di dermaga PT. Indah Kiat,” ujar Budi.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kepolisian menahan 22 ABK kapal tersebut. Mereka dikenakan Pasal 372 KUHP dan atau pasal 193 (1) jo pasal 317 UU NO 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

"Dalam proses pemeriksaan, crew kapal tidak diizinkan turun kapal dalam pengawasan bareskrim Polri. Selain itu pembongkaran muatan menunggu surat izin dari Bea Cukai,” pungkasnya. (Jefri/Kumparan)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel