Jasa Website Murah

KMC Tuding Pernyataan M Nasir Terkait PT KS Tidak Memiliki Bukti

SBO - empat puluh elemen masyarakat yang tergabung dalam , Komunitas Masyarakat Cilegon (KMC), menyayangkan pernyataan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi IV, Muhamad Nasir , yang menuding PT. Krakatau Stell Menyelundupkan Baja Dari Negara Cina. (24/3/2021)

Hal tersebut di ungkap Ketua KMC, Maman Hilman, yang terkejut dengan adanya pernyataan yang akhirnya dianggap hanya menimbulkan kegaduhan dan Polemik. Untuk itu, Maman Hilman mengajak semua pihak agar tidak sembarangan menuduh sebelum ada bukti-bukti yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

" saya tidak habis fikir tentang tuduhan M Nasir,  yang disampaikan dalam RDP yang disiarkan langsung. Efeknya ya tentu saja membuat kegaduhan semua pihak," kata pria yang juga ketua lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kota Cilegon (30/3/2021)

Menurutnya, tidak masalah jika ada temuan seperti itu ditindaklanjuti saja, jika memang benar. Namun kata Maman, jika belum jelas bukti-buktinya jangan diumbar ke publik.

“Ya Kalau memang benar PT KS melabeli baja Cina seolah buatan KS, silakan saja diproses berarti itu Pemalsuan, tetapi jangan beropini yang akhirnya membuat gaduh, khususnya di Cilegon,” ungkapnya.

Di tempat yang Sama Sekjen DPD JPKP Cilegon  ikin Al Maut Ambil Sikap dalam Kegaduhan yang terjadi.

“Jangan Langsung Main tuduh, PT KS ini sedang sakit, dan mau mulai bangkit, gak boleh dilemahkan dengan tuduhan yang tak berdasar. Akan tetapi jika memang benar terbukti, saya jelas mendukung dan Mendampingi untuk diproses secara Hukum,” tegasnya.
 
Sebelumnya melalui rilis, Dirut PT KS, Silmy Karim juga membantah bahwa tudingan yang diungkapkan M Nasir itu tidak ada. Ia menegaskan, selama menjabat sebagai Dirut PT KS selama 2, 5 tahun, pihaknya tidak pernah melakukan seperti apa yang dituduhkan M Nasir.

“Kami justru mengecam derasnya impor baja dari Cina masuk ke Indonesia. Kami terus berupaya agar industri baja nasional mendapatkan protek dari pemerintah,” tandasnya.(Red/*)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel