Jasa Website Murah

Hari Ketiga Lebaran, Jalan Menuju Pantai Anyer Macet

SBO - Hari Ketiga Perayaan Idul Fitri 1442 H, Wisatawan mulai berdatangan, kesejumlah lokasi wisata di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (15/5) pagi

Berdasarkan pantauan lalu lintas, tepatnya di pasar lama Ayer, kendaraan didominasi oleh plat kendaraan dari luar daerah Banten.

Sementara itu, dijalan lingkar selatan, terjadi kemacetan panjang, akibat adanya penyekatan yang dilakukan oleh polres Cilegon, terpantau sejumlah polisi lalu lintas terpantau disejumlah titik keramaian.

Saat ditemui , Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari, Mengatakan, Pihaknya mendirikan delapan pos penyekatan untuk melakukan pemeriksaan masyarakat dari luar daerah menuju tempat wisata di Banten di tengah pandemi Covid-19.

"Kami minta petugas dapat mengantisipasi lonjakan wisatawan," katanya

Lebih lanjut Ery menjelaskan, kapasitas lokasi wisata harus dibatasi dan tidak boleh terjadi kerumunan massa. Lokasi wisata juga wajib menerapkan protokol kesehatan dan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Para wisatawan yang hendak mengunjungi wisata pesisir pantai, wisata alam dan wisata relegius harus menaati protokol kesehatan guna mencegah pandemi Covid-19. Begitu juga pengelola wisatawan kepada karyawannya bisa menerapkan protokol kesehatan dan 3M serta menyediakan sarana mencuci tangan serta menindak pengunjung yang tidak memakai masker.

Selain itu, petugas di pos penyekatan dapat mengantisipasi wisatawan dari luar wilayah Banten, sebab tidak tertutup kemungkinan terdapat pengunjung dari Jakarta dan Jawa Barat. Potensi wisata pesisir pantai Banten menjadi solusi bagi warga luar daerah untuk merayakan liburan Lebaran 1442 Hijriah.

"Kami berharap petugas bertindak terhadap wisatawan dari luar wilayah Banten untuk putar balik," kata dia.

Menurut dia, pihaknya tetap membatasi wisatawan agar tidak terjadi peningkatan pengunjung yang berpotensi terjadi kerumunan massa dan berpeluang penyebaran penyakit yang mematikan itu. Pengunjung kawasan wisata dibatasi 50 persen dan jika melebihi 50 persen, maka dilakukan penutupan.

Kebijakan pembatasan itu, kata dia, merupakan keputusan bersama dan sudah ada aturannya untuk mencegah pandemi Covid-19. Para wisatawan yang boleh mengunjungi lokasi wisata hanya untuk masyarakat Banten dan warga dari luar daerah dilarang masuk ke kawasan wisata di Banten.

"Kami memberlakukan penyekatan itu, masyarakat dari Jakarta atau luar daerah Banten tidak boleh berwisata ke sini. Kami hanya mengamankan untuk wisata lokal saja," kata dia.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan berdasarkan surat edaran dari Ketua Satgas Covid-19 nasional dan Menteri Perhubungan bahwa untuk lokasi wisata yang tetap dibuka hanya diperuntukkan bagi wisatawan lokal. Namun, kata dia, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat tetap berlebaran di rumah saja dan tidak meninggalkan daerahnya untuk ke daerah yang lain.

"Kalau pun berwisata, silakan wisata lokal daerah masing-masing. Tujuannya dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19," (Irul)
Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel