Jasa Website Murah

Ustadz Sunardi Minta, Suara Nelayan Cilegon Masuk Dalam RPJMD

SBO - Melalui sambungan telepon seluler, Ustadz Sunardi, yang merupakan tokoh masyarakat Cilegon, dari lingkungan kelurahan citangkil, Meminta pemerintah daerah Kota Cilegon, dapat mengakomodir kepentingan masyarakat nelayan, demi keberlangsungan hidup para nelayan. (Jum'at, 21 Mei 2021)

Ustad Sunardi, Mengatakan, Pemerintah Kota Cilegon dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) tahun 2021, dimasukan pengadaan lahan tembat serta pelelangan ikan Disetiap kecamatan.

"Kami ingin kepastian dari Wali Kota dan DPRD untuk memperhatikan keberlangsungan hidup nelayan. Adanya lahan tambat serta tempat Pelelangan Ikan di setiap Kecamatan masuk dalam program RPJMD 2021 - 2026." ujarnya.

Dalam menyusun program RPJMD, Ustad Sunardi, Meminta, peran serta masyarakat dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian di dalamnya.
Sehingga, tidak ada alasan bagi Pemerintah Daerah dan DPRD untuk tidak mengakomodasinya.

"Sejauh ini kepentingan nelayan dalam melakukan aktivitasnya mulai terganggu. Bahkan akses lalu lalang mereka (nelayan) dibatasi oleh kepentingan Industri, Oleh karnanya, dalam penyusunan programnya saya meminta agar di libatkan masyarakat nelayan," pintanya

Oleh karena itu, ia mendesak Pemerintah dan DPRD Cilegon bersikap adil, untuk menuangkan pokok fikiran mereka dalam RPJMD demi kepentingan keberlangsungan  hidup nelayan.

"Kami ingin keseriusan Pemerintah dalam memperhatikan keberlangsungan kehidupan Nelayan." tandasnya.

Berdasarkan data dari empat Kecamatan yang ada, hanya satu yang memiliki Tempat Pelelangan Ikan, yakni Pulomerak (bantuan dari PLTU 9 & 10).  Sementara 3 lainnya seperti, Ciwandan, Citangkil dan Grogol masih belum tersentuh perhatian.(*/red)

Previous article
Next article

Leave Comments

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel